Saat ini SMA Negeri 9 Kota Tangerang Selatan sudah mulai mempersiapkan seluruh aturan dan protokol yang harus dilakukan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi ini. Setelah melalui beberapa tahap proses persiapan mulai dari survey kepada orang tua/wali peserta didik, komite, menyiapkan ruang-ruang kelas, menyediakan alat-alat protokol kesehatan serta membentuk tim Satuan Tugas Covid-19 sesuai dengan SKB 4 Menteri di SMA Negeri 9 Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan pembelajaran tatap muka di masa pandemi akan dimulai apabila ada Ijin/persetujuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan Satgas Covid-19 Kota Tangerang Selatan. Adapun aturan pembelajaran tatap muka di masa pandemi akan berbeda dari pembelajaran normal, yaitu : siswa wajib dihantarkan oleh orang tua/wali peserta didik untuk hadir ke sekolah, para peserta didik wajib mengikuti seluruh peraturan protokol covid-19 yang sudah dibuat, mereka akan dicek suhu tubuh menggunakan thermo gun, mencuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air yang mengalir, diharuskan untuk menerapkan social distancing (jaga jarak).

Seluruh peserta didik diwajibkan memakai masker saat tiba di lingkungan sekolah, jika terdapat tidak menggunakan masker maka akan dilarang untuk masuk oleh pihak sekolah. Diharapkan peran orang tua/wali peserta didik untuk memeriksa kondisi kesehatan anak-anaknya sebelum berangkat ke sekolah. Jika terdapat keluhan sakit seperti batuk, pilek, sesak nafas, demam dengan suhu diatas 37,50 C disarankan untuk tidak datang ke sekolah dengan menginformasikan ke Bapak/Ibu Wali Kelas masing-masing peserta didik.

Jadwal pembelajaran juga dilakukan dengan sistem bergiliran/shifting, dengan pembagian peserta didik perkelas yaitu setengahnya dari jumlah peserta didik. Bagi siswa yang tidak melakukan pembelajaran tatap muka atau hadir di sekolah, maka mereka tetap melakukan pembelajaran secara daring/online. (emha)